Headlines News :
Home » » JUDUL SKRIPSI: PENGARUH METHODE PENGAJARAN FIQH TERHADAP INTERPRETASI SISWA DALAM MENDALAMI AJARAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH AL-WASHLIYAH LUBUK PAKAM

JUDUL SKRIPSI: PENGARUH METHODE PENGAJARAN FIQH TERHADAP INTERPRETASI SISWA DALAM MENDALAMI AJARAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH AL-WASHLIYAH LUBUK PAKAM

Written By Wahyu Rishandi on Minggu, 30 Desember 2012 | 20.03



DAFTAR ISI
ABSTRAK................................................................................................................. i
KATA PENGANTAR................................................................................................ ii
DAFTAR ISI.............................................................................................................. iv
DAFTARTABEL........................................................................................................ vi
BAB I            :   PENDAHULUAN ........................................................................... 1
A.  Latar Belakang Masalah............................................................... 1
B.  Rumusan Masalah ........................................................................ 3
C.  Tujuan dan Manfaat Penelitian....................................................... 4
D.  Batasan Istilah ............................................................................. 4
E.  Telaah Pustaka.............................................................................. 6
F.  Hipotesis ...................................................................................... 6
G. Sistematika Pembahasan........................................................... .... 6
BAB II           :   LANDASAN TEORITIS ................................................................. 8
A.  Pengertian Methode Pengajaran.................................................... 8
B.  Macam-Macam Methode Pengajaran.......................................   13
C.  Pengaruh Methode Terhadap Hasil Belajar ..............................   16
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan
Ajaran Agama ........................................................................   24
BAB III          :   METHODE PENELITIAN .........................................................   31
A. Lokasi Penelitian ......................................................................   31
B.  Populasi dan Sampel ...............................................................   32
C.  Sumber Data ...........................................................................   33
D.  Teknik Pengumpul Data ..........................................................   34
E.  Teknik Analisa Data..................................................................   35
BAB IV         :   PEMBAHASAN DAN ANALISA DATA ..................................   37
A.  Prosedur Penelitian...................................................................   37 
B.  Pengolahan Data......................................................................   38
C.  Pengujian Hipotesis..................................................................   62
BAB V           :   KESIMPULAN DAN SARAN-SARAN.....................................   63
A. Kesimpulan ..............................................................................   63
B. Saran-Saran..............................................................................   63
DAFTAR PUSTAKA.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN

DAFTAR TABEL
Nomor                                                 Judul                                                    Halaman
I.          :  TENAGA PENGAJAR MADRASAH ALIYAH AL-WASHLIYAH
                 LUBUK PAKAM.................................................................................. 32

II          :  GURU FIQH MENERAPKAN METHODE SAAT MENGAJAR......... 38
III         :  MENGGUNAKAN METHODE YANG BERVARIASI........................ 39

IV         :  MENYESUAIKAN METHODE DENGAN MATERI YANG DI
                AJARKAN............................................................................................. 40

V          :  METHODE PEMBELAJARAN DISESUAIKAN DENGAN WAKTU
                MENGAJAR.......................................................................................... 41

VI         :  METHODE PEMBELAJARAN DISESUAIKAN DENGAN
                KONDISI SISWA................................................................................. 42

VII       :  METHODE PEMBELAJARAN DISESUAIKAN DENGAN SUB
                MATERI................................................................................................. 43

VIII      :  METHODE YANG DIAJARKAN SUDAH TEPAT.............................. 44

IX         :  GURU MENGUASAI PENGGUNAAN METHODE..........................   45

X          :  MENERAPKAN METHODE SESUAI KURIKULUM......................... 45

XI         :  METHODE YANG DITERAPKAN GURU FIQH DAPAT DI
                PAHAMI................................................................................................ 46

XII       :  SKOR JAWABAN VARIABEL X......................................................... 47

XIII      :  SISWA SENANG BELAJAR PELAJARAN FIQH............................... 49

XIV      ;  MENGERTI TENTANG PENJELASAN GURU FIQH.......................   50

XV       :  SISWA SENANG MEMPELAJARI FIQH KARENA METHODE
                YANG TEPAT....................................................................................... 51

XVI      :  DAPAT MEMAHAMI PELAJARAN FIQH BILA SESUAI
                DENGAN METHODE YANG DITERAPKAN GURU......................... 51


XVII     :  METHODE PENGAJARAN DAPAT MEMOTIVASI BELAJAR......... 52

XVIII   :  METHODE YANG DITERAPKAN DAPAT MEMUDAHKAN
                SISWA BELAJAR................................................................................. 53

XIX      : METHODE YANG DISAMPAIKAN MEMBUAT SISWA LEBIH
                DISIPLIN............................................................................................... 54

XX       :  METHODE PENGAJARAN DAPAT MENINGKATKAN MINAT
                BELAJAR SISWA................................................................................. 54

XXI      :  METHODE PENGAJARAN DAPAT MENINGKATKAN
                PRESTASI BELAJAR SISWA............................................................... 55

XXII     :  METHODE PEMBELAJARAN DAPAT MENINGKATKAN
                HASIL BELAJAR SISWA..................................................................... 56

XXIII   :  SKOR JAWABAN VARIABEL Y......................................................... 57

XXIV   :  KOEFISIEN KORELASI VARIABEL X DAN Y................................. 58


BAB I

PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah

Adapun aspek yang penting yang menopang bagi kesuksesan mengajar guru agama adalah penggunaan methode mengajar yang tepat. Maksud digunakannya methode mengajar adalah agar materi pelajaran yang disampaikan guru agama mudah dimengerti oleh siswa. Berbagai macam methode mengajar  dapat digunakan oleh guru, asal tepat pada materi yang diajarkan. Dari sekian banyak methode mengajar yang dapat digunakan dalam menyampaikan pelajaran, maka pengguaan methode eksperimen atau methode praktek dan pengamatan merupakan methode alternatif yang dapat digunakan guru untuk mempercepat atau memudahkan siswa menerima pelajaran dan meraih prestasi belajar yang tinggi.
Methode yang sesuai menekankan pada kegiatan ceramah, praktek langsung  yang dapat dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas. Setelah diadakan praktek lalu  diamati hasil kegiatan praktek tersebut. Berbagai methode biasanya digunakan pada berbagai materi pelajaran yang baik bersifat motoris seperti  menulis, membaca, berhitung, keterampilan, praktek fisika atau biologi dan praktek keagamaan.
Melalui methode ini siswa dilatih kecakapan dan kemampuannya dalam bidang pengajaran yang telah ditentukan sehingga dapat diukur apakah siswa dapat menerima materi pelajaran dengan baik dan benar. Melalui latihan-latihan yang diberikan kepada siswa diharapkan dapat mahir atau pandai tentang sesuatu ilmu yang diberikan guru. Contoh pada pelajaran agama yakni latihan praktek ibadah shalat dalam bidang studi agama pokok bahasan Fiqh.
Dalam menjelaskan tentang tata cara melaksanakan ibadah shalat, guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran semata melalui papan tulis, tetapi guru mengajak langsung siswa untuk mempraktekkan ibadah shalat yang benar ke mushallah atau di dalam ruangan kelas yang telah disediakan tempat untuk melaksanakan  praktek ibadah shalat.
Melalui kegiatan praktek ini siswa diajak untuk mengamati mana di antara mereka yang lebih mengerti tentang tata cara  melaksanakan ibadah shalat dan mana siswa yang kurang atau tidak mengerti tentang tata cara melaksanakan ibadah shalat. Dengan demikian melalui kegikatan pengajaran yang menggunakan methode yang tepat aktivitas belajar siswa dapat dioptimalkan yang mencakup aktivitas fisik, mental, emosional maupun intelektual motorik siswa. Memberdayakan siswa dalam kegiatan belajar dengan menggunakan methode ini artinya mengkondisikan lingkungan belajar dan cara belajar siswa yang lebih efektif dan efisien serta mengajak siswa untuk bersikap produktif dalam belajar.
Konsep belajar yang digunakan dalam proses pembelajaran bukan hanya apa saja yang harus dipelajari siswa, tapi bagaimana siswa harus mempelajarinya dan mempraktekkannya. Penggunaan methode ini dalam proses pengajaran khususnya pada bidang studi Fiqh  akan memberikan kesan tersendiri bagi siswa, melalui methode yang tepat   siswa akan dihantarkan kepada keberhasilan dalam belajarnya.
Berdasarkan pemikiran di atas menunjukkan bahwa penggunaan methode yang tepat  oleh guru bermuara pada satu titik sentral, yakni agar siswa dapat memahami materi pelajaran dengan baik dan benar serta siswa dapat mempraktekkannya dengan benar pula dalam kehidupan beragama.
Namun persoalan mendasar yang penulis analisa sementara, khususnya di sekolah Madrasah Aliyah Al-Washliyah Lubuk Pakam adalah bagaimana guru menggunakan methode dalam kegiatan mengajarnya pada pelajaran Fiqh. Kegiatan-kegiatan apa yang dilakukan guru disekolah dan adakah pengaruh pengguaan methode oleh guru terhadap pendalaman ajaran Islam siswa.
Untuk menjawab masalah ini, maka penulis mencoba mengadakan penelitian dengan mengangkat sebuah judul yaitu : ‘PENGARUH METHODE PENGAJARAN FIQH TERHADAP INTERPRETASI SISWA DALAM MENDALAMI AJARAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH AL-WASHLIYAH LUBUK PAKAM”.

B. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Methode pengajaran apa saja yang digunakan guru dalam bidang studi Fiqh di Madrasah Aliyah Al-Washliyah Lubuk Pakam ?
2.      Bagaimanakah minat siswa terhadap Bidang Studi Fiqh ?
3.      Bagaimanakah pengaruh penggunaan methode pengajaran Fiqh terhadap Interpretasi siswa dalam mendalami ajaran Islam ?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini secara khusus sebagai berikut :
1.      Untuk mengetahui methode pengajaran apa saja yang digunakan guru dalam bidang studi Fiqh di Madrasah Aliyah Al-Washliyah Lubuk Pakam
2.      Untuk mengetahui bagaimanakah minat siswa terhadap Bidang Studi Fiqh ?
3.      Untuk mengetahui pengaruh penggunaan methode pengajaran Fiqh terhadap Interpretasi siswa dalam mendalami ajaran Islam
Manfaat Penelitian
Dengan tercapainya tujuan penelitian di atas diharapkan hasil penelitian ini berguna untuk :
  1. Bahan masukan bagi guru agama, maupun guru lain yang menjadi masalah atau problem dalam methode pengajaran.
  2. Bahan masukan bagi para pendidik dan kepala sekolah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan
  3. Bahan masukan dan studi komperatif  bagi peneliti yang akan datang

 

D. Batasan Istilah

Untuk menghindari kesalahpahaman dan kesimpang siuran dalam penelitian ini ada beberapa yang perlu dijelaskan yaitu antara lain :
1.      Methode adalah : Cara, teknik untuk melakukan sesuatu”1
2.      Pengajaran ialah “pendidikan, pemberian ilmu. Dengan cara memberikan ilmu pengetahuan serta kecakapan”2 Jadi methode pengajaran di sini adalah cara yang paling tepat dan cepat dalam mengajarkan bidang studi Fiqh.
3.      Fiqh adalah “ilmu pengetahuan Islam yang mengatur tentang hubungan sosial”3
4.      Interprestasi, adalah : “Pemberian kesan, pendapat, pandangan teoritis terhadap sesuatu atau tafsiran”4. Makudnya adalaha persepsi yang timbul dari siswa mengenai ajaran Islam dengan methode yang dipergunakan oleh guru bidang studi Fiqh.
5.      Mendalami, adalah “meresapi, menyalami,mempelajari dalam-dalam”5. Maksudnya adalah mempelajari dan menelaah ajaran agama Islam.
6.      Ajaran adalah “anutan, pedoman dan sesuatu yang dipedomani”6
7.      Islam adalah “agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW”7
    Dengan demikian masalah yang diteliti dalam penulisan ini adalah dibatasi terhadap methode-methode yang digunakan guru dalam pengajaran Fiqh terhadap interpretasi siswa dalam mendalami ajaran agama Islam di Madrasah Aliyah Al-Washliyah Lubuk Pakam.

E. Telaah Pustaka

Telaah pustaka adalah menelaah suatu lieratur atau tulisan yang menjadi rujukan terhadap penelitian terdahulu yang ada relevansinya dengan penelitian yang dibahas.
Berdasarkan pengamatan penulis sampai saat ini belum ada Skripsi atau tulisan ilmiah lain yang mempunyai relevansi terhadap pembahasan yang sedang penulis teliti.

F. Hipotesis

Hipotesis adalah dugaan sementara yang kebenarannya masih perlu dibuktikan melalui hasil penelitian. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah “Methode pengajaran sangat berpengaruh terhadap interpretasi siswa dalam mendalami ajaran Islam di Madrasah Aliyah Al-Washliyah Lubuk Pakam”.

G. Sistematika Pembahasan

Bab I merupakan Pendahuluan, yang berisikan, Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Batasan Istilah, Tujuan dan Manfaat Penelitian, Telaah Pustaka Hipotesis dan Sistematika Pembahasan.
Bab II membahas tentang : Landasan Teoitis yang berisikan : Pengertian Methode Pengajaran, Macam-Macam Methode Pengajaranb, Pengertian Ajaran Agama Islam, Pengaruh Methode Terhadap Hasil Belajar, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendidikan Ajaran Agama.
Bab III yang membahas tentang Methode Penelitian yang membahas tentang Lokasi Penelitian, Populasi dan Sampel, Sumber Data, Alat Pengumpul data, Teknik Pengolahan dan Analisa Data.
Bab IV merupakan Pembahasan dan Analisa Data yang berisikan Pembahasan dan Hasil Penelitian serta pengujian Hipotesis.
Bab V merupakan bab terakhir yang berisikan Kesimpulan dan Saran-saran.



1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan,  Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta, 1992, hlm.321.
2 Ibid, hlm.402.
3 Ibid, hlm. 287
4 WJS.Perwadarminta,  Kamus Umum Bahasa Indonesia,  Balai Pustaka, Jakarta, 1999, hlm.384,.
5 Ibid,  hlm.206
6 Ibid, hlm. 76.
7 Ibid,  hlm. 158

SYARAT UNTUK MENDAPATKAN FILE LENGKAP….!!!
File yang tertera diblog ubah saja objeknya biar cepet, ganti saja dengan yang terbaru, kemudian sesuaikan, untuk objek, ubah saja objek jadi tempat yang rencananya anda teliti, beres kan?
File yang anda inginkan bisa konfirmasi ke No. HP ini 0852 6208 9526 atau 0819 6067 526 untuk mendapatkan file skripsi lengkap (bab1-sampai selesai) dalam bentuk document. Dengan mememenuhi biaya admin di bawah setelah anda melakukan transfer ke:
No Rek BRI  3529-01-026884-53-8  WAHYU RISHANDI (Cab. MARIENDAL MEDAN)
DENGAN NILAI NOMINAL TRANSFER Rp. 100.000/Judul Skripsi
ANGGAP SAJA UNTUK GANTI PENGETIKAN SKRIPS LENGKAP DALAM FORM DOC DAN PENGELOLA BLOG INI.
PELUANG KERJASAMA
kalau ingin untung, sebarin saja ke teman-teman judul di blog ini dan naikan saja harganya
kalau ada kesulitan sms atau contact aja ke No HP saya atau Add FB ya way@id-fb.com
UNTUK PEMESANAN
SETELAH TRANSFER SMS AJA KE 0852-6208-9526 atau 0819-6067-526
DENGAN ISI SMS:
Nama, alamat E-mail anda serta judul yang anda inginkan.

 

Share this post :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012 - 2013. Wahyu Rishandi, SH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Re Design by Doza | Proudly powered by Blogger