JUDUL SKRIPSI : PENILAIAN BERBASIS KELAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP NEGERI 1 DUMAI


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah

Kegiatan belajar mengajar merupakan kegiatan pendidikan, dalam sistem pendidikan yang baik dan benar, maka belajar mempunyai sifat-sifat aktif dan terarah yang diwujudkan dalam bentuk tujuan instruksional yang jelas dan operasional. Aktif dan terarah maksudnya bahwa seorang guru harus aktif menjalankan tugasnya dan mengajar sesuai dengan kurikulum yang berlaku, dengan menggunakan berbagai sumber belajar.
Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 57 menyatakan bahwa :
1. Evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
2. Evaluasi dilakukan terhadap peserta didik, lembaga, dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua jenjang, satuan, dan jenis pendidikan. 1

Sementara dalam pasal 58 ayat (1) menyatakan bahwa ”evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan”2.
Isi undang-undang tersebut, pada dasarnya mengisyaratkan bahwa fungsi penilaian di dalam pendidikan tidak dapat dilepaskan dari tujuan penilaian itu sendiri. Sebagaimana dilihat dari hakikat penilaian adalah suatu upaya untuk mengetahui ketercapaian tujuan-tujuan pendidikan. Suatu proses pembelajaran yang dilaksanakan dalam suatu satuan pendidikan tidak akan dapat diketahui hasilnya apabila guru tidak mampu melakukan pengukuran hasil belajarnya. Dengan dilakukannya pengukuran hasil belajar, guru akan mengetahui keberhasilan belajar peserta didiknya dan menjadi umpan balik bagi guru dan peserta didik dalam melaksanakan proses pembelajaran selanjutnya. Dalam hakikat penilaian tersebut tersirat bahwa tujuan penilaian ialah untuk mendapatkan data pembuktian yang akan menunjukkan sampai di mana tingkat kemampuan dan keberhasilan peserta didik dalam pencapaian tujuan-tujuan kurikuler.
Di samping itu, juga dapat digunakan oleh guru-guru dan para pengawas pendidikan untuk mengukur atau menilai sampai di mana keefektifan pengalaman-pengalaman belajar, kegiatan-kegiatan belajar, dan metode-metode pembelajaran yang digunakan. Dengan demikian, dapat dikatakan betapa penting peranan dan fungsi penilaian itu dalam proses belajar-mengajar.
Dalam arti luas, penilaian atau evaluasi adalah suatu proses merencanakan, memperoleh, dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan. Sesuai dengan pengertian tersebut, maka setiap kegiatan penilaian merupakan suatu proses yang sengaja direncanakan untuk memperoleh informasi atau data dan berdasarkan data tersebut kemudian dicoba membuat suatu keputusan. Dalam hubungannya dengan kegiatan pembelajaran, evaluasi adalah suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pembelajaran telah dicapai oleh peserta didik.
Secara rinci, fungsi penilaian dalam pembelajaran dapat dikelompokkan menjadi empat fungsi, yaitu :
1.      Untuk mengetahui kemajuan dan perkembangan serta keberhasilan peserta didik setelah mengalami atau melakukan kegiatan belajar selama jangka waktu tertentu. Hasil penilaian ini selanjutnya dapat digunakan untuk memperbaiki cara belajar peserta didik (fungsi formati), dan untuk menentukan kenaikan kelas atau untuk menentukan lulus-tidaknya seorang peserta didik dari suatu lembaga pendidikan tertentu (fungsi sumatif);
2.      Untuk mengetahui tingkat keberhasilan program pembelajaran. pembelajaran sebagai suatu sistem terdiri atas beberapa komponen yang saling berkaitan satu sama lain. komponen-komponen yang dimaksud antara lain ialah tujuan, materi atau bahan pembelajaran, metode dan kegiatan belajar-mengajar, alat dan sumber belajar, dan prosedur serta alat penilaian;
3.      Untuk keperluan bimbingan dan konseling, terutama untuk mengetahui hal-hal apa seorang peserta didik atau sekelompok peserta didik memerlukan pelayanan remedial, sebagai dasar dalam menangani kasus-kasus tertentu di antara peserta didik; dan sebagai acuan dalam melayani kebutuhan-kebutuhan peserta didik dalam rangka bimbingan karir; 4. Untuk keperluan pengembangan dan perbaikan kurikulum sekolah. Hal ini berkaitan dengan kegiatan guru dalam melaksanakan kegiatan evaluasi dalam rangka menilai keberhasilan belajar peserta didik dan menilai program pembelajaran, yang berarti pula menilai ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum.3

Terkait dengan penilaian dalam pembelajaran agama Islam, mengapa menjadi sangat penting dilakukan oleh guru. Salah satu alasannya adalah karena pendidikan agama Islam di sekolah bertujuan mengembangkan kemampuan agama siswa sesuai dengan fungsi manusia sebagai wahana berpikir dan wahana berkomunikasi untuk mengembangkan potensi intelektual, emosional, dan sosial. Agama sangat fungsional dalam kehidupan manusia, karena selain merupakan alat komunikasi yang paling efektif, berpikir pun menggunakan agama. Begitu pentingnya agama, sehingga masalah agama khususnya agama Islam”4
Akhadiah juga menegaskan bahwa di seluruh dunia masalah agama merupakan  persoalan manusiawi sepenting dan semendasar di atas persoalan pangan dan papan”5.
Untuk itu, maka menurut  Gani “proses pendidikan agama sejak di sekolah dasar harus mampu mewujudkan lulusan yang baik dalam arti yang lebih luas yaitu baik agama  dan teknologi yang keseluruhannya juga mengarah pada kehidupan manusia”6. Begitu pentingnya keberhasilan pembelajaran agama, maka untuk melihat keberhasilan pembelajaran agama, memerlukan sistem penilaian yang tepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu penilaian yang tepat adalah penilaian berbasis kelas.
Penilaian Berbasis Kelas (PBK) merupakan salah satu komponen kurikulum yang memuat prinsip, sasaran dan pelaksanaan penilaian berkelanjutan yang lebih akurat dan konsisten sebagai akuntabilitas publik melalui identifikasi kompetensi/hasil belajar yang telah dicapai, pernyataan yang jelas tentang standar yang harus dan telah dicapai serta peta kemajuan belajar siswa dan pelaporan. PBK dilakukan untuk memberikan keseimbangan pada ketiga ranah kognitif, afektif, dan psikomotor dengan menggunakan berbagai bentuk dan model penilaian secara resmi maupun tidak resmi dengan berkesinambungan.
Secara khusus Penilaian Berbasis Kelas adalah penilaian pembelajaran keterampilan berbahasa lisan, meliputi penilaian menyimak dan berbicara, sementara penilaian keterampilan berbahasa tulis meliputi penilaian keterampilan membaca dan menulis dan penilaian berdasarkan tes yang dilakukan. Bentuk penilaian lain adalah melalui portofolio, hasil karya siswa,  hasil tugas dan penulisan. Penilaian berbasis kelas merupakan penilaian yang sangat efektif yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa itu sendiri.
Berdasarkan pengamatan penulis di lapangan bahwa yaitu di SMP Negeri 1  Dumai guru agama Islam telah menerapkan Penilaian Berbasis Kelas yaitu penilaian melalui berbagai tugas-tugas yang diberikan oleh guru, sementara hasil belajar pendidikan agama Islam siswa juga menunjukkan adanya nilai siswa yang rendah, karena itu penulis ingin melakukan penelitian apakah rendahnya nilai hasil belajar siswa dipengaruhi oleh adanya pembelajaran Penilaian Berbasis Kelas atau karena faktor lain.
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas menjadi dasar pemikiran bagi penulis untuk melakukan kajian lebih mendalam sehingga menetapkan judul :  PENILAIAN BERBASIS KELAS DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM  SMP NEGERI 1 DUMAI.
B. Alasan Pemilihan Judul

Penetapan judul ini mempunyai alasan tersendiri bagi penulis sehingga menetapkan judul, antara lain :
1.      Berdasarkan pengamatan penulis belum ada mahasiswa yang melakukan penelitian yang sama sebelumnya.
2.      Lokasi penelitian ini berada di daerah domisili penulis sehingga mempermudah melakukan penelitian.
3.      Penulis tertarik terhadap persoalan yang ada, sehingga penulis berkeinginan untuk melakukan penelitian secara langsung

C. Permasalahan
     1. Identifikasi Masalah

Adapun permasalahan yang dapat diidentifikasi sesuai dengan permasalahan yang ada yaitu :
1.    Penilaian berbasis kelas belum terlaksana secara maksimal dalam pembejaran pendidikan agama Islam
2.  Penilaian berbasis kelas penting dalam peningkatan hasil belajar siswa.
3.  Hasil belajar agama Islam siswa cukup rendah



2. Pembatasan Masalah
Agar  pembahasan ini tidak terlalu luas, maka penulis memberikan batasan masalah sehingga penelitian ini lebih terarah. Adapun permasalahan pembahasan skripsi ini dibatasi, antara lain :
1.      Penilaian berbasis kelas yang dimaksudkan dalam penelikian ini adalah penilaian yang dilakukan oleh guru terhadap kecakapan siswa dalam menulis, berbahasa dan melaksanakan tugas-tugas.
2.      Hasil belajar siswa yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah nilai hasil belajar agama siswa di SMP Negeri 1  Dumai. Nilai tersebut berupa nilai hasil ulangan, mid semester maupun nilai semester.
3. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
                        1.      Bagaimana penilaian berbasis kelas yang diterapkan guru di SMP Negeri 1  Dumai ?
                        2.      Bagaimana hasil belajar agama Islam siswa SMP Negeri 1  Dumai ?
                        3.      Apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara Penilaian Berbasis Kelas terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa ?
D. Tujuan dan Kegunaan Penelitian
     1. Tujuanh Penelitian
Adapun tujuan penelitian dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut :
                        4.      Untuk mengetahui penilaian berbasis kelas yang diterapkan guru di SMP Negeri 1  Dumai
                        5.      Untuk mengetahui hasil belajar agama Islam siswa SMP Negeri 1  Dumai
                        6.      Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara Penilaian Berbasis Kelas terhadap hasil belajar agama Islam siswa
2. Kegunaan Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan harapan dapat berguna :
1.      Sebagai penambahan literatur bagi para ahli pendidikan tentang pengembangan penilaian berbasis kelas
2.      Sebagai gambaran bagi para guru lain tentang pentingnya penerapan penilaian berbasis kelas
3.      Sebagai bahan perbandingan bagi peneliti lain yang ingin membahas masalah yang sama
E.     Kajian Penelitian Terdahulu Yang Relevan
Kajian penelitian terdahulu yang relevan adalah kajian terhadap penelitian yang sudah ada yang memiliki relevansi dengan penelitian yang dilakukan. Adapun penelitian terdahulu yang relevan dapat diuraikan.
                       1.      Penelitian yang dilakukan oleh Sudirman, 2010 FAI UMTS Padangsidimpuan yang berjudul : Hubungan Penilaian Berebasis Kelas dengan Keaktifan Belajar Siswa MAN 1 Padangsidimpuan. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa penilaian berbasis kelas memiliki hubungan yang signifikan terhadap keaktian belajar siswa MAN 1 Padangsidimpuan.
                       2.      Penelitian yang dilakukan oleh Nurhayari, 2007 yang berjudul : Pengaruh Penilaian Berbasis Kelas Terhadap Prestasi Belajar Siswa MTs 1 Pekanbaru. Penelitian memberikan gambaran bahwa Penilaian berbasis kelas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa MTS 1 Pekanbaru.


1 Hasan, S. Hamid & Zainul, Asmawi. Evaluasi Hasil Belajar. (Jakarta: Depdikbud, 1993), h.68
2 Ibid. h. 79
3 Ibid.
4 Azies, Furqonul & Alwasilah, A. Chaedar. Pengajaran Agama Komunikatif:  Teori dan Praktek. (Bandung:Remaja Rosdakarya. 1997), h.17
5 Akhadiah, Urgensi Agama Bagi Manusia, (Bandung:Jemmers, 2001),  h.11
6 Gani A, Proses Pendidikan Agama Bagi Manusia, (Jakarta:Rineka Cipta, 1995), h.1

SYARAT UNTUK MENDAPATKAN FILE LENGKAP….!!!
File yang tertera diblog ubah saja objeknya biar cepet, ganti saja dengan yang terbaru, kemudian sesuaikan, untuk objek, ubah saja objek jadi tempat yang rencananya anda teliti, beres kan?
File yang anda inginkan bisa konfirmasi ke No. HP ini 0852 6208 9526  untuk mendapatkan file skripsi lengkap (bab1-sampai selesai) dalam bentuk document. Dengan mememenuhi biaya admin di bawah setelah anda melakukan transfer ke:
No Rek BRI  3529-01-026884-53-8  WAHYU RISHANDI (Cab. MARIENDAL MEDAN)
DENGAN NILAI NOMINAL TRANSFER Rp. 100.000/Judul Skripsi
ANGGAP SAJA UNTUK GANTI PENGETIKAN SKRIPS LENGKAP DALAM FORM DOC DAN PENGELOLA BLOG INI.
PELUANG KERJASAMA
kalau ingin untung, sebarin saja ke teman-teman judul di blog ini dan naikan saja harganya
kalau ada kesulitan sms atau contact aja ke No HP saya atau Add FB ya way@id-fb.com
UNTUK PEMESANAN
SETELAH TRANSFER SMS AJA KE 0852-6208-9526
DENGAN ISI SMS:
Nama, alamat E-mail anda serta judul yang anda inginkan.


FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Wahyu Rishandi, S.H., M.Si Updated at: 06.35

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers